![]() |
| MTs PP Zamiga Parit |
Pasaman Barat, zamiganews.com ----- Terdampak bencana hujan dan banjir yang terjadi di berbagai kawasan di Kabupaten Pasaman Barat, membuat pelaksanaan PKKM ( Penilaian Kinerja Kepala Madrasah ) yang seyogyanya dilakukan pada Kamis (27 November 2025) di MTs PP Zamiga Parit ditunda hingga 1 minggu ke depan.
Hal tersebut disamapaikan oleh Irti Zamin, SS, Kepala MTs PP Zamiga kepada media ini,Kamis. Menurutnya hal itu sesuai informasi dari salah seorang Pengawas Madrasah, Khairoh, SAg, yang menyebutkan bahwa salah seorang Tim Penilai tidak bisa hadir.
Sebab, sosok yang bernama Tisnelly, S.Pd, M.PdI, terkurung banjir di Kawasan Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas. Begitupun dari Kemenag Pasbar juga tak dapat hadir karena bencana banjir yang terjadi di berbagai tempat, termasuk di jalan utama menuju Sinmpang Empat. Sedangkan Khairoh yang berdomisili di Ujung Gading, dapat hadir karena banjir di kawasan Ujung Gading masih bisa dilewati.
" Assalamu 'alaikum pak, untuk kegiatan PKKM hari ini di ZAMIGA, mungkin ditunda dulu pak hingga minggu depan karena salah seorang Tim Penilai tidak bsa hadir lantaran dilanda banjir di kawasan Air Bangis, " kata Khairoh lewat phonselnya Kamis pagi, sebagaimana ditirukan oleh Irti Zamin
Irti menyebutkan, dengan ditundanya kegiatan PKKM di ZAMIGA ada juga dampak baiknya. Seperti sejumlah guru yang berasal dari luar Parit yang juga terjebak banjir di kawasannya, tidak jadi datang hari itu, Selain juga adanya waktu untuk persiapan lebih baik.
Sebagaimana diketahui bahwa PKKM itu tujuannya untuk mengukur dan meningkatkan kompetensi kepala madrasah dalam menjalankan tugas-tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi, dan usaha pengembangan madrasah secara keseluruhan.
Penilaian ini dilakukan untuk kali pertama untuk madrasah swasta yang ke depan akan dilaksanakan setiap tahun secara berkala dan berfungsi sebagai alat pembinaan serta pengawasan bagi kepala madrasah untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di institusi tersebut.
Usaha pengembangan madrasah: Penilaian yang dilakukan terhadap upaya kepala madrasah dalam memajukan lembaganya.
Pelaksanaan tugas manajerial: Mengevaluasi kemampuan kepala madrasah dalam mengelola administrasi dan operasional madrasah.
Pengembangan kewirausahaan: Menilai seberapa jauh kepala madrasah mendorong semangat kewirausahaan di lingkungan madrasah.
Supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan: Mengukur efektivitas supervisi yang diberikan oleh kepala madrasah kepada guru dan staf lainnya.
Hasil kinerja kepala madrasah: Penilaian terhadap hasil-hasil yang dicapai, baik dari sisi akademik maupun non-akademik, dari madrasah secara umum. ***** irz
.png)
